Ada Tawa di Tempa Bencana; Palu, Sigi dan Donggala

Hal yang paling saya tunggu ketika membersamai para Relawan Kemanusiaan tugas di lokasi bencana adalah memotret aktifitas trauma healing.

Mengapa?

Karena di sini satu-satunya moment kita bisa melihat tawa yang begitu lepas dari anak-anak korban bencana alam.

Trauma healing adalah aktifitas yang juga ditunggu-tunggu oleh anak-anak Yang tinggal di pengungsian. Anak-anak yang secara langsung melihat dan merasakan bagaimana dahsyatnya gempa, tsunami dan likuifaksi terjadi di Palu, Sigi dan Donggala.

Senang rasanya saat mereka tiba-tiba berlari dengan wajah sumringah mengerubungi kami dan berkata “mau ada trauma healing ya kak”.

Senang rasanya ketika akhirnya pecah tawa ditengah-tengah aktifitas yang setiap hari mereka tunggu. Walaupun kami hanya membawa sekotak susu dan 2 buah balon untuk tiap anak.

Trauma healing memang tidak akan membuat mereka kenyang, trauma healing juga tidak akan menghangatkan mereka di waktu malam saat hembusan angin masuk melewati sela-sela tenda darurat, tetapi trauma healing dapat menjadi alasan mereka untuk melupakan kengerian yang baru saja mereka rasakan.

Bantu saya untuk membantu mereka dengan do’a dan apapun yang kalian bisa. Atau bisa juga dengan donasi melalui Komite Kemanusiaan Indonesia Donasi Korban Gempa Palu dan Donggala

#IngatMaria #IngatOmar #TraumaHealing #PeduliPalu #PeduliSigi #pedulidonggala

Freelance Photographer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.